Rabu, 12 September 2012

sampel urine

PEMERIKSAAN MAKROSKOPIS URINE
macam- macam sampel urine  :
Ø  Urine sewaktu / urine acak (random).
Urine sewaktu adalah urine yang dikeluarkan setiap saat dan tidak ditentukan secara khusus.
Ø  Urine pagi
Pengumpulan sampel pada pagi hari yang dikeluarkan pertama kali setelah bangun tidur, dilakukan sebelum makan atau menelan cairan apapun.
Ø  Urine 24 jam
Urine yang dikeluarkan selama 24 jam terus -menerus dan dikumpulkan dalam satu wadah.

PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS URINE
 Syarat pemeriksaan sedimen urine :
Ø  Urine segar atau urine yang dikumpulkan dengan pengawet formalin, supaya unsur-unsur sedimen urine belum rusak.
Ø  Yang paling baik adalah urine pekat (urine dengan berat jenis 1023 atau lebih,urine tersebut didapatkan pagi hari),karena :unsure sedimen urine belum rusak,lisis/pecah.
PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE
A.    Syarat Urine
a.       Urine harus jernih dan segar
Alasan : Jika urine keruh maka hasil pemeriksaan menjadi ( +) palsu, karena hasil dibaca terhadap kekeruhan yang terjadi. 
b.      Urine harus asam
Alasan : - pada urine asam protein akan mudah mengendap sehingga hasil pemeriksaan menjadi (-)palsu.
B.     Botol Penampung dan Alat harus bersih
Alasan : jika kotor akan menyebabkan hasil pemeriksaan (+) palsu karena terjadi kekeruhan dalam urine.
PEMERIKSAAN REDUKSI
A.    Syarat Urine
a.       Harus segar
Alasan : jika urine lama bakteri akan berkembangbiak sehingga glukosa dirubah menjadi asam piruvat dan asam laktat. Dan menyebabkan hasil pemeriksaan menjadi (-) palsu.
b.      Urine jernih
Alasan : jika urine keruh akan mengacaukan, hasil pemeriksaan menjadi (+) palsu.
c.       Urine tidak mengandung kadar protein tinggi
Alasan : jika protein tinggi akan mereduksi sehingga pada pemeriksaan ini menyebabkan (+)palsu
B.     Karena pembacaan secara semi kuantitatif, maka :
Perbandingan reagen dengan urine harus sesuai.
Sebab : reagent kurang menyebabkan (+) palsu dan reagent lebih menyebabkan (-) palsu.
C.     Pemanasan urine harus mendidih betul :
Karena  pemanasan kurang dari 2 menit menyebabkan hasil (-) palsu dan pemanasan lebih dari 2 menit menyebabkan hasil (+) palsu.
PEMERIKSAAN BENDA-BENDA KETON
Syarat urine :
Urine segar : zat-zat keton belum menguap.
Pada pemeriksaan Gerhart
·         Penyebab hasil (+) palsu : fenol, salisiat-salisiat, antipyrin natrium carbonat.
·         Penyebab hasil (-) palsu : fenil alanin yang memberikan warna hijau (tapi zat ini jarang ada).
·          
PEMERIKSAAN BILIRUBIN
Syarat sampel :
Ø  Urine segar
bilirubin belum teroksidasi menjadi biliverdin
Ø  Botol penampung urine coklat
Untuk mengurangi oksidasi
PEMERIKSAAN  UROBILINOGEN
Syarat  sampel  :
Ø  Syarat urine
1.      Urine segar  : urobilinogen belum teroksidasi  menjadi urobilin.
2.      Urine dengan pengawet Na2CO3
3.      Urine segar yang diekskresikan  sore hari
Ø  Botol penampung coklat 
Untuk menghindari  oksidasi urobilinogen menjadi urobilin
Penyebab hasil (-) palsu : Urine lama : urobilinogen teroksidasi menjadi urobilin sehingga urobilin tidak dapat bereaksi dengan reagen erlich.
Penyebab hasil (+) palsu : porfobilinogen
PEMERIKSAAN  UROBILIN
Syarat sampel urine :
1.      urine segar : urobilinogen belum teroksidasi menjadi urobilin.
2.      Urine lama : lebih bermakna disebabkan kemukiman seluruh urobilinogen sudah teroksidasi menjadi urobilin.
Penyebab(+)palsu : riboflavin, mereurochrom, erytrosin, eosin fluorecein acryflavin