Rabu, 12 September 2012

sampel urine

PEMERIKSAAN MAKROSKOPIS URINE
macam- macam sampel urine  :
Ø  Urine sewaktu / urine acak (random).
Urine sewaktu adalah urine yang dikeluarkan setiap saat dan tidak ditentukan secara khusus.
Ø  Urine pagi
Pengumpulan sampel pada pagi hari yang dikeluarkan pertama kali setelah bangun tidur, dilakukan sebelum makan atau menelan cairan apapun.
Ø  Urine 24 jam
Urine yang dikeluarkan selama 24 jam terus -menerus dan dikumpulkan dalam satu wadah.

PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS URINE
 Syarat pemeriksaan sedimen urine :
Ø  Urine segar atau urine yang dikumpulkan dengan pengawet formalin, supaya unsur-unsur sedimen urine belum rusak.
Ø  Yang paling baik adalah urine pekat (urine dengan berat jenis 1023 atau lebih,urine tersebut didapatkan pagi hari),karena :unsure sedimen urine belum rusak,lisis/pecah.
PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE
A.    Syarat Urine
a.       Urine harus jernih dan segar
Alasan : Jika urine keruh maka hasil pemeriksaan menjadi ( +) palsu, karena hasil dibaca terhadap kekeruhan yang terjadi. 
b.      Urine harus asam
Alasan : - pada urine asam protein akan mudah mengendap sehingga hasil pemeriksaan menjadi (-)palsu.
B.     Botol Penampung dan Alat harus bersih
Alasan : jika kotor akan menyebabkan hasil pemeriksaan (+) palsu karena terjadi kekeruhan dalam urine.
PEMERIKSAAN REDUKSI
A.    Syarat Urine
a.       Harus segar
Alasan : jika urine lama bakteri akan berkembangbiak sehingga glukosa dirubah menjadi asam piruvat dan asam laktat. Dan menyebabkan hasil pemeriksaan menjadi (-) palsu.
b.      Urine jernih
Alasan : jika urine keruh akan mengacaukan, hasil pemeriksaan menjadi (+) palsu.
c.       Urine tidak mengandung kadar protein tinggi
Alasan : jika protein tinggi akan mereduksi sehingga pada pemeriksaan ini menyebabkan (+)palsu
B.     Karena pembacaan secara semi kuantitatif, maka :
Perbandingan reagen dengan urine harus sesuai.
Sebab : reagent kurang menyebabkan (+) palsu dan reagent lebih menyebabkan (-) palsu.
C.     Pemanasan urine harus mendidih betul :
Karena  pemanasan kurang dari 2 menit menyebabkan hasil (-) palsu dan pemanasan lebih dari 2 menit menyebabkan hasil (+) palsu.
PEMERIKSAAN BENDA-BENDA KETON
Syarat urine :
Urine segar : zat-zat keton belum menguap.
Pada pemeriksaan Gerhart
·         Penyebab hasil (+) palsu : fenol, salisiat-salisiat, antipyrin natrium carbonat.
·         Penyebab hasil (-) palsu : fenil alanin yang memberikan warna hijau (tapi zat ini jarang ada).
·          
PEMERIKSAAN BILIRUBIN
Syarat sampel :
Ø  Urine segar
bilirubin belum teroksidasi menjadi biliverdin
Ø  Botol penampung urine coklat
Untuk mengurangi oksidasi
PEMERIKSAAN  UROBILINOGEN
Syarat  sampel  :
Ø  Syarat urine
1.      Urine segar  : urobilinogen belum teroksidasi  menjadi urobilin.
2.      Urine dengan pengawet Na2CO3
3.      Urine segar yang diekskresikan  sore hari
Ø  Botol penampung coklat 
Untuk menghindari  oksidasi urobilinogen menjadi urobilin
Penyebab hasil (-) palsu : Urine lama : urobilinogen teroksidasi menjadi urobilin sehingga urobilin tidak dapat bereaksi dengan reagen erlich.
Penyebab hasil (+) palsu : porfobilinogen
PEMERIKSAAN  UROBILIN
Syarat sampel urine :
1.      urine segar : urobilinogen belum teroksidasi menjadi urobilin.
2.      Urine lama : lebih bermakna disebabkan kemukiman seluruh urobilinogen sudah teroksidasi menjadi urobilin.
Penyebab(+)palsu : riboflavin, mereurochrom, erytrosin, eosin fluorecein acryflavin

Sabtu, 16 Juni 2012

virtual machine

Dengan menggunakan mesin virtual, pengguna bisa menginstal beragam sistem operasi tanpa harus menghapus sistem operasi yang ada hlooooo…!!!!.
Bahkan… Hardware tambahan pun tidak dibutuhkan, artinya mesin virtual dapat mengemulasikan perangkat-perangkat keras yang semestinya dimiliki seperti port RJ45 untuk koneksi jaringan, kartu VGA, dan lain sebagainya. Dengan begitu pasti bisa hemat biaya. Memang sih,,, system operasinya lebih lambat jika dibandingkan dengan menggunakan perangkat keras. Hal ini terjadi karena mesin virtual meminjam sumber daya yang dimiliki komputer.
Untuk lebih jelasnya…baca…ok…
Semoga bermanfaat….:D
Sebuah mesin virtual adalah wadah terisolasi perangkat lunak yang dapat menjalankan sistem operasi sendiri dan aplikasi seolah-olah komputer fisik dan berisi itu sendiri, di mana sebuah sistem operasi  atau program dapat diinstal dan dijalankan, terdiri dari perangkat lunak dan tidak mengandung komponen perangkat keras apapun.Berbasis CPU, RAM hard disk dan kartu antarmuka jaringan (NIC). Perangkat lunak mesin virtual membutuhkan ruang pada disk untuk menyediakan memori virtual dan spooling sehingga perlu ada disk virtual.
Kesesuaian
Sama seperti komputer fisik, mesin virtual host tamu sendiri sistem operasi dan aplikasi, dan memiliki semua komponen yang ditemukan dalam sebuah komputer fisik (motherboard, kartu VGA, kartu jaringan controller, dll). Akibatnya, mesin virtual yang benar-benar kompatibel dengan semua sistem operasi standar x86, aplikasi dan driver perangkat, sehingga Anda dapat menggunakan mesin virtual untuk menjalankan semua perangkat lunak yang sama yang akan Anda jalankan pada komputer x86 fisik.
Hardware Independence Hardware Kemerdekaan
Mesin virtual yang benar-benar independen dari perangkat keras yang mendasari fisik mereka. Sebagai contoh, Anda dapat mengkonfigurasi mesin virtual dengan komponen virtual (misalnya, CPU, kartu jaringan, SCSI controller) yang benar-benar berbeda dari komponen fisik yang ada pada perangkat keras yang mendasarinya.. Mesin virtual pada server fisik yang sama bahkan dapat menjalankan berbagai jenis sistem operasi (Windows, Linux, dll).
Konsep Mesin Virtual
Dasar logika dari konsep mesin virtual atau virtual machine adalah dengan menggunakan pendekatan lapisan-lapisan (layers) dari sistem komputer. Sistem komputer dibangun atas lapisan-lapisan. Urutan lapisannya mulai dari lapisan terendah sampai lapisan teratas adalah:
•    Perangkat keras (semua bagian fisik komputer)
•    Kernel (program untuk mengontrol disk dan sistem file, multi-tasking, load-balancing, networking dan security)
•    Sistem program (program yang membantu general user)
Kernel yang berada pada lapisan kedua ini, menggunakan instruksi perangkat keras untuk menciptakan seperangkat system call yang dapat digunakan oleh komponen-komponen pada level sistem program. Sistem program kemudian dapat menggunakan system call dan perangkat keras lainnya seolah-olah pada level yang sama. Meskipun sistem program berada di level tertinggi , namun program aplikasi bisa melihat segala sesuatu pada tingkatan dibawahnya seakan-akan mereka adalah bagian dari mesin. Pendekatan dengan lapisan-lapisan inilah yang kemudian menjadi kesimpulan logis pada konsep Virtual Machine(VM) atau virtual machine(VM)
Pada gambar di bawah terdapat ilustrasi mesin virtual. Terdapat warna hijau biru dan  orange. Masing-masing  warna  melambangkan  OS  yang  berbeda,  OS  bisa sejenis maupun berbeda jenis.

Keuntungan Penggunaan Mesin virtual
    Keamanan yang terjamin
- VM mempunyai pelindungan lengkap pada berbagai sistem sumber daya
- Tidak ada pembagian sumber daya secara langsung. Pembagian disk mini dan jaringan diimplementasikan pada perangkat lunak
    VM sistem adalah kendaraan yang “sempurna”untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi
-Dengan VM perubahan suatu bagian tidak akan
mempengaruhi komponen yang lain
 Kerugian Penggunaan VM
    VM sulit diimplementasikan karena banyak syarat yang  dibutuhkan untuk menyediakan duplikat yang tepat dari underlying machine. Haruspunya virtual-user mode dan virtual-monitor modeyang keduanyaberjalandipysical mode. Akibatnya, saat instruksiyang hanya membutuhkan virtual monitor mode dijalankan, register berubah dan bisa berefek pada virtual user mode, bahkan bisa me-restart VM
    Dalam sistem penyimpanan. Sebagai contoh kesulitan dalam sistem penyimpanan adalah sebagai berikut: Andaikan kita mempunyai suatu mesin yang memiliki 3 disk drive namun ingin mendukung 7 VM. Keadaan ini jelas tidak memungkinkan bagi kita untuk dapat mengalokasikan setiap disk drive untuk tiap VM, karena perangkat lunak untuk mesin virtual sendiri akan membutuhkan ruang disk secara substansi untuk menyediakan memori virtual dan spooling.Solusinya adalah dengan menyediakan disk virtual atau yang dikenal pula dengan minidisk, dimana ukuran daya penyimpanannya identik dengan ukuran sebenarnya. Dengan demikian, pendekatan VM juga menyediakan sebuah antarmuka yang identik dengan underlying bare hardware.
Virtualisasi Penuh
Virtualisasi penuh dalam ilmu komputer ialah teknik virtualisasi yang digunakan untuk implementasi pada berbagai macam lingkungan virtual machine: Salah satunya menyediakan simulasi lengkap yang mendasari suatu hardware. Hasilnya adalah sebuah system yang mampu mengeksekusi semua perangkat lunak pada perangkat keras yang bias dijalankan pada Virtual Machine(VM), termasuk semua sistem operasi.
Setiap user CP/CMS telah disediakan sebuah simulasi, komputer yang berdiri sendiri (stand-alone computer). Setiap mesin virtual serupa telah mempunyai kemampuan lengkap mesin yang mendasar, dan untuk user Virtual Machine (VM)telah tak dapat dibedakan dengan sistem privasi. Simulasi ini sangat luas, dan didasarkan pada prinsip operasi manual untuk perangkat keras. Jadi termasuk setiap elemen sebagai set instruksi, main memory, intrupsi, exceptions, dan akses peralatan. Hasilnya ialah sebuah mesin tunggal yang dapat menjadi multiplexed diantara banyak user. Virtualisasi penuh hanya mungkin diberikan pada kombinasi yang benar dari elemen hardware dan software. Sebagai contoh, tidak mungkin dengan kebanyakan system IBM pada seri 360, hanya dengan IBM sistem 360-67.
Tantangan utama pada virtualisasi penuh ada pada intersepsi dan simulasi dari operasi yang memiliki hak istimewa seperti instruksi I/O. Efek dari setiap operasi yang terbentuk dengan penggunaan Virtual Machine(VM) haruslah dirawat dalam Virtual Machine(VM) itu operasi virtual tidak diijinkan untuk diubah state dari virtual mesin lainnya, control program atau hardware. Beberapa instruksi mesin dapat di eksekusi secara langsung oleh hardware, semenjak itu efek sepenuhnya terkandung di dalam elemen yang dimanage oleh program kontrol, seperti lokasi memori dan register aritmatik. Tetapi instruksi lain yang dikenal dapat menembus mesin virtual tidak diijinkan untuk langsung di eksekusi, haruslah sebagai gantinya dikurung dan disimulasi.
Beberapa instruksi baik akses atau pengaruh state informasi berada di luar Virtual Machine(VM). Virtualisasi penuh telah terbukti sukses untuk sharing sistem diantara banyak user dan mengisolasi user dari user yang lainnya untuk reabilitas (kepercayaan) dan keamanan.
Virtualisasi Paruh
Virtualisasi paruh dalam ilmu komputer ialah teknik virtualisasi yang digunakan untuk pengimplementasian pada berbagai macam lingkungan virtual machine, salah satunya dengan menyediakan sebagian besar hal yang mendasari suatu hardware. Sebenarnya tidak semua fitur yang dimiliki hardware tersebut tersimulasi, tapi ada beberapa kemudahan Virtual Machine(VM) yang mana tidak semua software dapat berjalan tanpa modifikasi. Biasanya untuk mengartikan bahwa seluruh sistem operasi tidak dapat berjalan pada Virtual Machine(VM) akan mengisyaratkan virtualisasi penuh, namun banyak aplikasi dapat berjalan pada mesin tersebut.
Virtualisasi paruh memiliki pertanda lebih mudah diterapkan daripada virtualisasi penuh. Seiring dengan syarat kegunaan, Virtual Machine(VM) yang kuat mampu untuk mendukung aplikasi penting. Kekurangan virtualisasi paruh dibandingkan dengan virtualisasi penuh adalah keterbelakangan kesesuaian ( compatibility) atau mudah dibawa ( portability). Jika tampilan hardware tertentu tidak disimulasikan, suatu software yang menggunakan tampilan itu akan fail. Terlebih lagi, akan sulit untuk mengantisipasi nilai suatu tampilan yang telah akan digunakan oleh pemberian aplikasi. Virtualisasi paruh telah terbukti secara sukses untuk pertukaran sumberdaya antar banyak pengguna
file asli klik disini

gaun Qu,kreasi Qu


Add caption


my dress are beautiful


Add caption


Add caption


Add caption


Add caption

corel





file asli klik disini




file asli klik disini

photoshop 2 warna





file asli dapatkan disini

Sabtu, 12 Mei 2012

virtual machine


BAB I
PENDAHULUAN

Mesin virtual pada mulanya didefinisikan oleh Gerard J. Popek dan Robert P. Goldberg  pada  tahun  1974  sebagai  sebuah  duplikat  yang  efisien  dan  terisolasi dari  suatu  mesin  asli. Pada  Masa  sekarang  ini,  mesin-mesin  virtual  dapat mensimulasikan  perangkat  keras  walaupun  tidak  ada  perangkat  keras  aslinya sama sekali. Sebuah mesin virtual sistem adalah perangkat yang berupa platform sistem yang lengkap dan dapat menjalankan sebuah sistem operasi yang lengkap. Sebaliknya,  mesin  virtual  proses  didesain  untuk  menjalankan  sebah  program komputer  tertentu  (tunggal),  yang  berarti  mesin  virtual  ini  mendukung  proses tertentu  juga. Karakteristk mendasar  dari  sebuah mesin  virtual  adalah  batasan-batasan bagi perangkat lunak yang berjalan di dalam mesin tersebut, sumber daya yang dibatasi, dan tidak dapat mengakses keluar tembok batasan dunia maya itu. Sebuah sistem operasi tidak dapat membedakan antara mesin virtual dan mesin fisik, atau dapat aplikasi atau komputer lain pada jaringan. Bahkan mesin virtual berpikir itu adalah "nyata" komputer. Akibatnya, mesin virtual menawarkan sejumlah keunggulan yang berbeda dari perangkat keras fisik. Mesin virtual pertama yang beredar adalah CP-40 (Adams, 2005) yang dikembangkan oleh IBM sistem/360 pada tahun 1967. Selanjutnya pada tahun 1999 IBM mengeluarkan mesin virtual seri VM/390 untuk mengetes permasalahan Y2K(Kohlbrenner, 2009). Beberapa pihak mendefinisikan mesin virtual sebagai sistem komputasi dimana instruksi yang dieksekusi berbeda dengan perangkat keras untuk task tertentu (Adams, 2005). Namun secara umum mesin virtual adalah abstraksi dari perangkat keras sistem komputer (Cap-lore, 2009). Saat ini terdapat beberapa mesin virtual seperti Qemu, VMWare, Virtual Box dan Xen yang dapat digunakan untuk simulasi sistem operasi. Sebelum hadirnya mesin virtual, universitas terpaksa harus menyisihkan dana pembangunan lab untuk pengajaran sistem administrasi, administrasi jaringan dan keamanan. Dengan adanya, mesin virtual mampu mengurangi biaya untuk keperluan pengajaran tersebut. Beberapa sistem operasi dapat dijalankan secara bersamaan. Masing-masing mesin virtual saling terpisah dan aman dari bugs yang
dihasilkan mesin virtual lain. Hingga kini mesin virtual telah memberikan banyak manfaat dalam percepatan penelitian di bidang sistem operasi.
























BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian
Dengan menggunakan mesin virtual, user mampu menginstal beragam sistem operasi tanpa harus menghapus sistem operasi yang ada.Hardware tambahan pun tidak dibutuhkan, artinya mesin virtual dapat mengemulasikan perangkat-perangkat keras yang semestinya dimiliki seperti port RJ45 untuk koneksi jaringan, kartu VGA, dan lain sebagainya. Dengan begitu biaya yang dibutuhkan menjadi lebih sendikit. Sistem operasi yang berjalan pada mesin virtual memang lebih lambat jika dibandingkan dengan menggunakan perangkat keras. Hal ini terjadi karena mesin virtual meminjam sumber daya yang dimiliki komputer.
Sebuah mesin virtual adalah wadah terisolasi perangkat lunak yang dapat menjalankan sistem operasi sendiri dan aplikasi seolah-olah komputer fisik dan berisi itu sendiri, di mana sebuah sistem operasi  atau program dapat diinstal dan dijalankan, terdiri dari perangkat lunak dan tidak mengandung komponen perangkat keras apapun.Berbasis CPU, RAM hard disk dan kartu antarmuka jaringan (NIC). Perangkat lunak mesin virtual membutuhkan ruang pada disk untuk menyediakan memori virtual dan spooling sehingga perlu ada disk virtual.

Kesesuaian

Sama seperti komputer fisik, mesin virtual host tamu sendiri sistem operasi dan aplikasi, dan memiliki semua komponen yang ditemukan dalam sebuah komputer fisik (motherboard, kartu VGA, kartu jaringan controller, dll). Akibatnya, mesin virtual yang benar-benar kompatibel dengan semua sistem operasi standar x86, aplikasi dan driver perangkat, sehingga Anda dapat menggunakan mesin virtual untuk menjalankan semua perangkat lunak yang sama yang akan Anda jalankan pada komputer x86 fisik.

Hardware Independence Hardware Kemerdekaan

Mesin virtual yang benar-benar independen dari perangkat keras yang mendasari fisik mereka. Sebagai contoh, Anda dapat mengkonfigurasi mesin virtual dengan komponen virtual (misalnya, CPU, kartu jaringan, SCSI controller) yang benar-benar berbeda dari komponen fisik yang ada pada perangkat keras yang mendasarinya.. Mesin virtual pada server fisik yang sama bahkan dapat menjalankan berbagai jenis sistem operasi (Windows, Linux, dll).
Konsep Mesin Virtual
Dasar logika dari konsep mesin virtual atau virtual machine adalah dengan menggunakan pendekatan lapisan-lapisan (layers) dari sistem komputer. Sistem komputer dibangun atas lapisan-lapisan. Urutan lapisannya mulai dari lapisan terendah sampai lapisan teratas adalah:
·    Perangkat keras (semua bagian fisik komputer)
·     Kernel (program untuk mengontrol disk dan sistem file, multi-tasking, load-balancing, networking dan security)
·     Sistem program (program yang membantu general user)
Kernel yang berada pada lapisan kedua ini, menggunakan instruksi perangkat keras untuk menciptakan seperangkat system call yang dapat digunakan oleh komponen-komponen pada level sistem program. Sistem program kemudian dapat menggunakan system call dan perangkat keras lainnya seolah-olah pada level yang sama. Meskipun sistem program berada di level tertinggi , namun program aplikasi bisa melihat segala sesuatu pada tingkatan dibawahnya seakan-akan mereka adalah bagian dari mesin. Pendekatan dengan lapisan-lapisan inilah yang kemudian menjadi kesimpulan logis pada konsep Virtual Machine(VM) atau virtual machine(VM)
Pada gambar di bawah terdapat ilustrasi mesin virtual. Terdapat warna hijau biru dan  orange. Masing-masing  warna  melambangkan  OS  yang  berbeda,  OS  bisa sejenis maupun berbeda jenis.

Keuntungan Penggunaan Mesin virtual
Ø Keamanan yang terjamin
- VM mempunyai pelindungan lengkap pada berbagai sistem sumber daya
- Tidak ada pembagian sumber daya secara langsung. Pembagian disk mini dan jaringan diimplementasikan pada perangkat lunak
Ø VM sistem adalah kendaraan yang “sempurna”untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi
-Dengan VM perubahan suatu bagian tidak akan
mempengaruhi komponen yang lain
 Kerugian Penggunaan VM
Ø VM sulit diimplementasikan karena banyak syarat yang  dibutuhkan untuk menyediakan duplikat yang tepat dari underlying machine. Haruspunya virtual-user mode dan virtual-monitor modeyang keduanyaberjalandipysical mode. Akibatnya, saat instruksiyang hanya membutuhkan virtual monitor mode dijalankan, register berubah dan bisa berefek pada virtual user mode, bahkan bisa me-restart VM
Ø Dalam sistem penyimpanan. Sebagai contoh kesulitan dalam sistem penyimpanan adalah sebagai berikut: Andaikan kita mempunyai suatu mesin yang memiliki 3 disk drive namun ingin mendukung 7 VM. Keadaan ini jelas tidak memungkinkan bagi kita untuk dapat mengalokasikan setiap disk drive untuk tiap VM, karena perangkat lunak untuk mesin virtual sendiri akan membutuhkan ruang disk secara substansi untuk menyediakan memori virtual dan spooling.Solusinya adalah dengan menyediakan disk virtual atau yang dikenal pula dengan minidisk, dimana ukuran daya penyimpanannya identik dengan ukuran sebenarnya. Dengan demikian, pendekatan VM juga menyediakan sebuah antarmuka yang identik dengan underlying bare hardware.
Virtualisasi Penuh
Virtualisasi penuh dalam ilmu komputer ialah teknik virtualisasi yang digunakan untuk implementasi pada berbagai macam lingkungan virtual machine: Salah satunya menyediakan simulasi lengkap yang mendasari suatu hardware. Hasilnya adalah sebuah system yang mampu mengeksekusi semua perangkat lunak pada perangkat keras yang bias dijalankan pada Virtual Machine(VM), termasuk semua sistem operasi.
Setiap user CP/CMS telah disediakan sebuah simulasi, komputer yang berdiri sendiri (stand-alone computer). Setiap mesin virtual serupa telah mempunyai kemampuan lengkap mesin yang mendasar, dan untuk user Virtual Machine (VM)telah tak dapat dibedakan dengan sistem privasi. Simulasi ini sangat luas, dan didasarkan pada prinsip operasi manual untuk perangkat keras. Jadi termasuk setiap elemen sebagai set instruksi, main memory, intrupsi, exceptions, dan akses peralatan. Hasilnya ialah sebuah mesin tunggal yang dapat menjadi multiplexed diantara banyak user. Virtualisasi penuh hanya mungkin diberikan pada kombinasi yang benar dari elemen hardware dan software. Sebagai contoh, tidak mungkin dengan kebanyakan system IBM pada seri 360, hanya dengan IBM sistem 360-67.
Tantangan utama pada virtualisasi penuh ada pada intersepsi dan simulasi dari operasi yang memiliki hak istimewa seperti instruksi I/O. Efek dari setiap operasi yang terbentuk dengan penggunaan Virtual Machine(VM) haruslah dirawat dalam Virtual Machine(VM) itu operasi virtual tidak diijinkan untuk diubah state dari virtual mesin lainnya, control program atau hardware. Beberapa instruksi mesin dapat di eksekusi secara langsung oleh hardware, semenjak itu efek sepenuhnya terkandung di dalam elemen yang dimanage oleh program kontrol, seperti lokasi memori dan register aritmatik. Tetapi instruksi lain yang dikenal dapat menembus mesin virtual tidak diijinkan untuk langsung di eksekusi, haruslah sebagai gantinya dikurung dan disimulasi.
Beberapa instruksi baik akses atau pengaruh state informasi berada di luar Virtual Machine(VM). Virtualisasi penuh telah terbukti sukses untuk sharing sistem diantara banyak user dan mengisolasi user dari user yang lainnya untuk reabilitas (kepercayaan) dan keamanan.
Virtualisasi Paruh
Virtualisasi paruh dalam ilmu komputer ialah teknik virtualisasi yang digunakan untuk pengimplementasian pada berbagai macam lingkungan virtual machine, salah satunya dengan menyediakan sebagian besar hal yang mendasari suatu hardware. Sebenarnya tidak semua fitur yang dimiliki hardware tersebut tersimulasi, tapi ada beberapa kemudahan Virtual Machine(VM) yang mana tidak semua software dapat berjalan tanpa modifikasi. Biasanya untuk mengartikan bahwa seluruh sistem operasi tidak dapat berjalan pada Virtual Machine(VM) akan mengisyaratkan virtualisasi penuh, namun banyak aplikasi dapat berjalan pada mesin tersebut.
Virtualisasi paruh memiliki pertanda lebih mudah diterapkan daripada virtualisasi penuh. Seiring dengan syarat kegunaan, Virtual Machine(VM) yang kuat mampu untuk mendukung aplikasi penting. Kekurangan virtualisasi paruh dibandingkan dengan virtualisasi penuh adalah keterbelakangan kesesuaian ( compatibility) atau mudah dibawa ( portability). Jika tampilan hardware tertentu tidak disimulasikan, suatu software yang menggunakan tampilan itu akan fail. Terlebih lagi, akan sulit untuk mengantisipasi nilai suatu tampilan yang telah akan digunakan oleh pemberian aplikasi. Virtualisasi paruh telah terbukti secara sukses untuk pertukaran sumberdaya antar banyak pengguna
BAB III
PENUTUP
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di beri kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis dan khususnya juga para pembaca yang budiman.
 DAFTAR PUSTAKA
http://digilib.ittelkom.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=847:konsep-virtualisasi-mesin&catid=10:jaringan&Itemid=14

Kamis, 26 April 2012

replikasi DNA


REPLIKASI DNA

Replikasi DNA merupakan proses penggandaan / duplikat rantai DNA menghasilkan DNA yang baru. Terdapat tiga hipotesis mengenai replikasi DNA yaitu :
1.      Hipotesis pertama, menyatakan bahwa pada proses replikasi DNA, DNA yang lama akan tetap dan langsung menghasilkan double helix yang baru, disebut dengan konservatif.
2.      Hipotesis kedua yaitu, menyatakan bahwa double helix akan terputus – putus dan selanjutnya segmen – segmen tersebut akan membentuk segmen-segmen baru yang bergabung dengan segmen-segmen lama dan akan membentuk DNA yang baru. Hipotesis ini disebut dispersif.
3.      Hipotesis ketiga yaitu, menyatakan bahwa dua pita spiral dari double helix akan memisahkan diri dan setiap pita tunggal mencetak pita pasangannya, disebut dengan semi konservatif.

Teori mengenai replikasi DNA oleh Watson dan Crick menyatakan bahwa proses replikasi DNA terjadi secara semikonservatif. Hipotesis ini mendapat dukungan kuat dari M.S.Meselson dan F.W. Stahl. Mereka melakukan percobaan dengan menggunakan baktei Escherichia coli sebagai organisme percobaan.
Replikasi heliks DNA dimulai dengan pemisahan kedua untaian DNA yang saling melengkapi. Setiap untaian kemudian bertindak sebagai cetakan untuk pembentukan sebuah molekul DNA baru melalui penambahan deoksiribonukleosid trifosfat secara berurutan. Nukleotid yang harus ditambahkan pada setiap tahapan dipilih melalui suatu proses yang mengharuskannya membentuk perpasangan basa komplementer dengan nukleotid berikutnya dalam untaian induk, sehingga dengan demikian membentuk sebuah untaian DNA baru yang saling melengkapi dengan untaian induk. Pada akhirnya informasi genetik diduplikasi secara keseluruhan sehingga terbentuklah dua buah heliks rangkap DNA yang lengkap, masing- masing mempunyai urutan nukleotid yang identik dengan urutan pada heliks DNA induk yang bertindak sebagai cetakan. Karena setiap molekul DNA turunan tersusun dari sebuah untaian asli dan sebuah untaian bentukan baru.
Enzim yang berperan dalam proses replikasi DNA :
1.      Enzim Helicase
Enzim ini berfungsi untuk memotong untaian DNA yang doble heliks pada proses replikasi DNA menggunakan enegi kimia.
2.      Enzim topoisomerase
Berfungsi untuk membantu helicase untuk memotong untaian DNA dengan mengurangi tegangan untaian DNA.
3.      Enzim DNA polimerase
Berfungsi untuk memperpanjang untaian DNA baru.
4.      Enzim Ligase
Berfungsi untuk melekatkan fragmen-fragmen okazaki.
5.      Enzim Primerase
Enzim yang memungkinkan akses pembentukan RNA primer.
Tahapan replikasi DNA :
1.      Struktur DNA yang doble helix diputuskan ikatannya oleh enzim DNA helicase membentuk DNA dengan untaian tunggal. Proses awal pemutusan atau titik awal replikasi ini disebut dengan ORI ( The Origin of Replication ). Dan akan membentuk percabangan untaian struktur DNA ( replication fork ).
2.      Struktur DNA tunggal yang terbentuk distabilkan oleh protein-protein pengikat DNA yag disebut Single Srand Biding protein ( SSB ).
3.      Helikase pada proses sintesis DNA yang baru akan berikatan dengan enzim primerase untuk memungkinkan akses pembentukan RNA primer.
4.      Enzim polimerase akan memulai replikasi DNA dan akan memperpanjang untaian DNA yang terbentuk, yaitu leadding strand ( DNA yang disintesis secara kontinu dan lagging strand (DNA yang disintesis dalam framen yang pendek ( 1-5kb) yang disebut fragmen Okazaki.
5.      leading strand dan lagging strand selama selama replikasi DNA. DNA polimerase memenjangkan untaian hanya dalam arah 5’-3’. Sedangkan lagging strand harus tumbuh kontinu dengan arah 3’-5’.
6.      Enzim ligase kemudian berperan dalam menyambungkan fragmen-fragmen tersebut.

Kesalahan-kesalahan dalam replikasi DNA menyebab mutasi. Salah satu ciri yang paling mengesankan dalam replikasi DNA adalah ketelitiannya. Dalam proses tersebut terdapat beberapa mekanisme pengoreksi yang bertugas membuang nukleotid yang salah posisi; akibatnya, urutan nukleotid dalam sebuah molekul DNA disalin dengan kesalahan kurang dari satu untuk setiap 109 nukleotid yang ditambahkan. Bagaimanapun, jarang sekali mesin replikasi melewatkan beberapa buah nukleotid, atau justru menambahkan nukleotid lebih dari semestinya, atau memasangkan sebuah T padahal semastinya adalah C, atau memasangkan sebuah A padalh seharunya G.
Setiap perubahan seperti ini dalam urutan DNA adalah sebuah kesalahan genetik disebut mutasi, yang akan terus disalindan di transmisikan ke semua generasi sel berikutnya, karena urutan DNA yang salah secar lugu akan diangga sebagai urutan yang benar. Akibat yang ditimbulkan oleh kesalahan semacam ini bisa besar, karena perubahan sebuah nukleotid tunggal saja dapat menimbulkan pengaruh-pengaruh yang tidak sepele terhadap sel, tergantung dari di bagian mana mutasi telah terjadi.
Para pakar genetika menyakini bahwa gen-gen menentukan struktur setiap protein. Dengan demikian, mutasi dalam sebuah gen yang disebabkan oleh berubahnya urutan DNA, myngkin menagkibatkan tidak aktifnya protein yang sangat penting dan ini menyebabkan sel yang bersangkutan mati. Sebuah mutasi mungkindapat terjadi di bagian tidak penting sehingga tidak menimbulkan pengaruh sama sekali, mutasi ini disebut dengan silent mutasi.
Kesalahan pemasangan awal antara nukleotida yang baru masuk dan nukleotida yang sudah ada di untai cetakan 100.000 kali lebih umum terjadi suatu tingkat kesalahn sebesar 1 dalam 10.000 pasangan basa. Salah satu mekanisme perbaikan DNA, perbaikan salah pasang ( mismatch repair ), memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi ketika DNA disalin. Selama replikasi DNA, DNA polimerase sendirilah yang melakukan perbaikan salah pasang. Polimerase ini mengoreksi setiap nukleotida terhadap cetakannya begitu nukleotida ditambahkan pada untaian.
Selain perbaikan kasalahan replikasi, pemeliharaan informasi genetik yang dikode dalam DNA juga menuntut perbaikan kerusakan pada DNA yang ada. Molekul-molekul DNA selalu terancam oleh agen fisis dan kimiawi yang bisa melukai. Zat-zat kimia reaktif, emisi radioaktif, sinar X, dan cahaya ultraviolet dapat mengubah nukleotida dengan cara yang dapat berpengaruh pada informasi genetik yang terkode, umumnya berpengaruh buruk.

Seperti halnya perbaikan salah pasang, kebanyakan mekanisme perbaikan DNA rusak memanfaatkan struktur pasangan basa yang dimiliki DNA. Biasanya, satu segman dari untai yang mengandung kerusakan dipotong habis dan dibuang( dieksisi, excised ) oleh suatu enzim pemotong DNA yaitu Nuklease. Dan celah yang terbentuk diisi dengan nukleotida-nukleotida yang pasangannya sesuai dengan nukleotida yang terdapat dalam untai yang tidak rusak. Enzim yang terlibat dalam pengisian celah ini adalah DNA polimerase dan DNA ligase. Perbaikan DNA tipe ini disebut perbaikan eksisi ( excision repair ).